Reinterpretasi Konsep Mesias dalam Korpus Perjanjian Baru: Dari Harapan Mesianik Politis-Apokaliptik Menuju Penggenapan dalam Yesus

Penulis

  • Sulistiono Sekolah Tinggi Theologia Nazarene Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47167/mf4k4s22

Kata Kunci:

early church, Jesus Christ, Jewish theology, Messiah, New Testament

Abstrak

This paper examines the view of the Messiah in the New Testament. It focuses on the portrayal of the Messiah throughout the canon. The analysis covers the Gospels, Acts, Paul’s epistles, the general epistles, and Revelation. The main focus of this research is to explore how the concept of the Messiah was understood, interpreted, and proclaimed by the early Christian community in light of the theological heritage of the first century Jews. This research uses a qualitative approach with a bibliographic study method, analyzing biblical texts and related scholarly sources. The findings show that the figure of the Messiah in the New Testament underwent a reinterpretation of the Messiah concept from political and apocalyptic hope to spiritual fulfillment in the person of Jesus Christ. Each part of the New Testament places its own emphasis on the messiahship of Jesus, whether as the Son of God, High Priest, King in the heavenly kingdom, or as the fulfillment of the prophecies of earlier prophets. This overall understanding forms a solid theological basis for the faith and identity of the early church and affirms the hope for eternal Messianic reign.

 

Tulisan ini menelaah pandangan tentang Mesias dalam Perjanjian Baru. Fokusnya adalah pada penggambaran Mesias di seluruh kanon. Analisis mencakup Injil, Kisah Para Rasul, surat-surat Paulus, surat-surat umum, dan Kitab Wahyu. Fokus utama penelitian ini adalah menelusuri bagaimana konsep Mesias dipahami, ditafsirkan, dan diwartakan oleh komunitas Kristen mula-mula dalam terang warisan teologi Yahudi abad pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, menganalisis teks-teks Alkitab dan sumber ilmiah terkait. Temuan menunjukkan bahwa figur Mesias dalam Perjanjian Baru mengalami transformasi makna dari harapan politis dan apokaliptik menjadi penggenapan rohani dalam pribadi Yesus Kristus. Setiap bagian kitab Perjanjian Baru memberikan aksen tersendiri mengenai kemesiasan Yesus, baik sebagai Anak Allah, Imam Besar, Raja dalam kerajaan surgawi, maupun sebagai penggenap nubuatan nabi-nabi terdahulu. Keseluruhan pemahaman ini membentuk dasar teologis yang kokoh bagi iman dan identitas gereja mula-mula serta menegaskan pengharapan akan pemerintahan Mesianik yang kekal.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Aritonang, Arthur. “Teologi Perjanjian Baru Mengungkap Siapakah Yesus Sebenarnya.” THEOLOGIA INSANI: Jurnal Theologia, Pendidikan, Dan Misiologia Intergratif 3, no. 1 (2024): 102–9. https://doi.org/https://doi.org/10.58700/theologiainsani.v3i1.62.

Balo, Desy Flourensia, and Yohan Brek. “Transformasi Paradigma Kemesiasan Yesus sebagai Model Peran Panutan bagi Pendidikan Politik Kristen : Sebuah Pandangan Teologis berdasarkan Daniel 7:13-14 & Markus 8:27-30.” TENTIRO: Jurnal Pendidikan Dan Kesehatan 1, no. 1 (2024): 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.70420/pt9p2b48.

Burkett, Delbert, and Larry W. Hurtado. Lord Jesus Christ: Devotion to Jesus in Earliest Christianity. Journal of the American Oriental Society. Vol. 124. Grand Rapids: Eerdmans Publihing Company, 2004. https://doi.org/10.2307/4132167.

De, Heer. Tafsiran Alkitab Injil Matius 1-12. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.

Donald Guthrie. Teologi Perjanjian Baru 1. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

George Eldon Ladd. Teologi Perjanjian Baru I, Terj: Urbanus Selan. Bandung: kalam hidup, 2002.

Groenen, C. Sejarah Dogma Kristologi: Perkembangan Pemikiran tentang Yesus Kristus pada Umat Kristen. 1st ed. Yogyakarta: Kanisius, 1998.

Halawa, Iman Kristina. “Isu-isu Kristologi Kontemporer: Memahami Ketuhanan Yesus di Tengah Tantangan Global.” LENTERA NUSANTARA 4, no. 1 (2024): 81–95. https://doi.org/https://jurnal.sttkn.ac.id/index.php/JL/index.

Henry, Matthew, Jamieson, Fausset, Brown, and Adam Clarke. The Bethany Parallel Commentary. Minnesota: Bethany House Publishers, 1983.

Herman Riderbos. Pemikiran Utama Teologinya. Surabaya: Momentum, 2010.

Karlau, Sensius Amon. “Finalitas Yesus Sang Mesias dan Juruselamat menurut Analisis Teks Yohanes 14:6.” Luxnos: Jurnal Sekolah TInggi Teologi Pelita Dunia 9, no. 2 (2023): 250–67. https://doi.org/https://doi.org/10.47304/jl.v9i2.316.

Kraybill, Donald B. Kerajaan Yang Sungsang. BPK Gunung Mulia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2005.

Ladd, George Eldon. Teologi Perjanjian Baru 2 Jilid 2. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2002.

———. Teologi Perjanjian Baru 2 Jilid 2. Bandung: Penerbit Kalam Hidup, 2002.

Lase, Sinonim, and Moses Wibowo. “Nubuat tentang Mesias menurut Nabi Yesaya, Yeremia, dan Yehezkiel.” Jurnal Teologi Injili Dan Pendidikan Agama . 1, No. 3, no. 3 (2023): 72–84.

Latumahina, Dina Elisabeth. “Kemesiasan Yesus berdasarkan Lukas 4:18-19 sebagai Dasar Holistic Ministry Gereja.” Missio Ecclesiae 2, no. 2 (2013): 111–24. https://doi.org/https://doi.org/10.52157/me.v2i2.28.

Leon Morris. Teologi Perjanjian Baru 3. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

Miraji, Theodorus. “Pengaruh Keadaan Politik terhadap Konsep Kerajaan Mesianik pada Masa Intertestamental.” LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta 2, no. 1 (2020): 42–61. https://doi.org/https://doi.org/10.37731/log.v2i1.47.

Pangaribuan, Robert. “‘Menyikapi Perbedaan Pandangan Christology from Above and Christology from Below.’” SOTIRIA 2, no. 1 (2019): 16–29. https://doi.org/https://doi.org/10.47166/sot.v2i1.4.

Pramana, Gilbeth, and Yosef Yunandow. “Penggunaan Yesaya 7 : 14 oleh Matius sebagai Nas Profetik Mesianik Kelahiran Yesus : Studi Intertekstual” 13, no. 2 (2024): 109–28.

Renna, Thomas. The Climax of Prophecy: Studies on the Book of Revelation. Utopian Studies VO - 10. Edinburgh: T&T Clark, 1999. http://search.ebscohost.com/login.aspx?direct=true&db=edsglr&AN=edsgcl.62086578&lang=es&site=eds-live.

Sabuna, Rivhan Andry Wardhani. “Menjawab Pandangan Dunia mengenai Mesias menurut Injil Matius.” Manna Rafflesia 8, no. 2 April (2022): 358–77. https://doi.org/https://doi.org/10.38091/man_raf.v8i2.184.

Simanjuntak. Tafsiran Alkitab Masa Kini 3 Matius-Wahyu. Jilid 3. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1982.

Simanjuntak, Fredy, and Fereddy Siagian. “Menelisik Makna Metafora Kerajaan Allah dalam Kehidupan Gereja : Antara Utopia atau Existensi” 2, no. 2 (2021): 99–109. https://doi.org/http://sttikat.ac.id/e-journal/index.php/magnumopus.

Sinha, Malla, Cheterine Charoline, and Malita Ariana. “Keragaman Penghayatan Kristologis dalam Alkitab.” Jurnal Pendidikan Kristiani Dan Kateketik Katolik 2, no. 2 (2025): 37–45. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/anugerah.v2i2.847.

Sunkudon, Pieter G.O. “Kristus dalam Nubuatan Perjanjian Lama.” Metalogia 1, no. 2 (2021): 35–48.

Timotius, Sutrisno, and Bobby Kurnia Putrawan. “Dialog Sosial sebagai Salah Satu Model Misi dalam Masyarakat Majemuk.” Sanctum Domine: Jurnal Teologi 11, no. 2 (2022): 101–14.

Timotius, Timotius, and Marthin Steven Lumingkewas. “Eskatologis Matius dalam Perspektif Nubuatan Hosea.” CHARISTHEO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 2, no. 2 (2023): 126–39. https://doi.org/10.54592/jct.v2i2.77.

Watkins, Clare. “Qualitative Research in Theology.” The Wiley Blackwell Companion, 2022, 16–26. https://doi.org/https://doi.org/10.1002/9781119756927.ch3.

Wright, Nicholas Thomas. What Saint Paul Really Said. Grand Rapid, Michigan: Eerdmans Publihing Company, 1997.

Yustien, Yaer, Andi Kristian, and Gagah Hawino. “Perkembangan Kristologi Abad Pertama Sampai dengan Abad Ke-5.” Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmi Sosial 2, no. 10 (2025): 284–89. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.15450158.

Zendo, Leopold Apri, and Nora D. Simanjuntak. “Nubuat Mesianis dan Pemenuhannya dalam Injil Matius.” Rajawali 22, no. 2 (2025): 98–105.

Diterbitkan

2026-01-28

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Reinterpretasi Konsep Mesias dalam Korpus Perjanjian Baru: Dari Harapan Mesianik Politis-Apokaliptik Menuju Penggenapan dalam Yesus. (2026). KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 8(2), 319-338. https://doi.org/10.47167/mf4k4s22